Skip to content

Seratus puisi

Puisi, Kata Mutiara, Kisah Inspiratif, Pantun

Category Archives: puisi dari temanku


Segalanya terjadi tak terduga-duga.
Hanya ada satu yang pasti dalam hidup,yaitu ketidakpastian.
Hanya satu yang patut kita harapkan datang,yaitu apa yang tidak diharapkan.
Berhenti memilah antara apa yang diinginkan dan tidak,lalu ngoyo hanya karna kita berkeras atas sesuatu yang sebenarnya harus berubah.
Berhenti juga menilai baik-buruk dari apa pun.
Bukan untuk itu kita hidup.
Kita adalah pengamat dan penikmat.
Bukan hakim.

 

By Ijupz GaneshaPala

Ponorogo, 17 Juni 2010

Tags:


Saya,tidak tahu.
Tapi saya tidak terlalu peduli.
Untuk apa mempertahankan sesuatu yg bukan milik saya lg.
Saya memang tidak memiliki apa apa.
Kecuali diri saya sendiri.
Dan diri saya sesungguhnya amat besar,agung.
Ia mampu menampung apa saja.
Lebih dari yg saya duga,andaikata saya tdk mengikatnya pada sesuatu.
Semakin bnyak yang saya relakan,semakin besar keluasan diri yg saya rasakan.

 

By Ijupz GaneshaPala

Ponorogo, 14 Juni 2010

Tags:


Gelap.
Suara gerimis.
Embusan sekali-sekali napas-napas berat.
Bahkan denyut nadi pun dapat terdengar kalau disimak benar.
Perlahan. .Ada isakan lirih.
Mengambil porsi dalam malam yg rasanya tak bergerak.
Jangan menangis. Ak mohon.
Bingung.
Mereka menanyakn ksadaran.
Kesadaran yg bgaimana?
Kesadaran yg seperti apa?
Belum juga terjawab. .
Isakan itu tetap tdk berhenti.
Mereka mengeluhkn keada’an.
Keada’an yg dipersulit.(katanya)
siapa yg mempersulit?
Bukankah kita sendiri yg mempersulitnya?
Dengan memikirkan sesuatu yg seharusnya tdk kita pikirkan.
Dengan mencari sesuatu yg padahal sudah kta temuakan.
Dengan menyalahkan keada’an dan kita merasa benar.
Apakah itu sebuah kesadaran?

 

By Ijupz GaneshaPala

Ponorogo, 13 Juni 2010

Tags:


Tak tik tuk. . .Suara hujan yg jatuh melalui sela sela genting.

Tak tik tuk. . .Suara jarum jam yg berdetak.

Tak tik tuk. . .Suara pipet hp yg kita tekan.

Tak tik tuk. . .Suara ranting yg kita pukulkan.

Tak tik tuk. . .Sepele,tpi menggetarkan.

Tak tik tuk. . .Lirih,tapi berkepanjangan.

Tak tik tuk. .Apa ini?
Gag jelas.
Jelas gag?
Halah. . .Tak tik tuk,tuk tik tak.

 

By Ijupz GaneshaPala

Ponorogo, 10 Juni 2010

Tags:


Cabe keriting merangkak naik.
Bawang merah merosot.
Kentang meluncur darstis.
Kol membanjiri pasar.
Terong menjadi primadona.
Jahe dngan stabil berjalan meniti harga.
Sirkus.
Padahal di dalam tanah sana,semua berjalan tanpa gejolak yg dibuat-buat. Tomat tak pernah kberatan buahnya dihuni ulat,juga tak berbuat apa-apa bila dilekati pestisida.
Ia rela mati,untk hdup kembali.
Sementara petani bertahan mati2n untk hdup.
Tak ada yg ingat kpn trakhr menanam krn suka.
Sekedar merawt kehidupan brwarna hjau yg menembusi lapisan2 tnah.
Pergi menuju pasar dan mendapatkan sgalanya dngn cuma2.
Buah dan sayuran hadir disana diakibtkan kebanggaan petani yg berhasil membesarknya.Untk kemudian mereka ambil scukupnya.
Kelebihan hanya akn mengakibtkan keindahan itu busuk dan sia-sia.

 

By Ijupz GaneshaPala

Ponorogo, 9 Juni 2010

Tags:


Kalian tahu persis apa itu.
Ya. Sesuatu yg ada di dalam diri kalian.
Dan di dalam diri kalian.
Ia tak terukur.
Hanya bisa dirasa.
Hangat,bukan?
Hangat?Inilah rinduku pada kalian.
Tempat ini menyambutku seperti sahabat lama.
Hangat,dan wajar.
Tapi ada sudut-sudut yg membangkitkan kenangan dan menusuk-nusuk jantung.
Apa ini semua,ketenanganku hilang ketika aku mengingat kalian. Ingat rasa sayang pada kalian yg tak pernah tersampaikan.
Apa ini semua?Pasar sunyi kasih sayang? Apa cintaku pada kalian harus ku obral dan dicuci gudang?
Yang kudamba hanya sderhana,bukan balasan cinta dari kalian yg unik atau ukiran rumit.
Tapi,kalian menyambut semua ini dngan keramahan dan apa adanya.

 

By Ijupz GaneshaPala

Ponorogo, 6 Juni 2010

Tags:


Tidakkah mereka,orang-orang yg sudah”pergi” itu juga merasakn kepedihan yg sama?
Apakah mereka juga tetap mengingat dan menyimpan semua kenangan?
Senyum terakhir orang-orang yg mereka tinggalkan.
Pelukan terakhir.
Tawa terakhir.
Percakapan,pertengkaran,kemarahan,kesedihan.Canda dan tangis.
Apakah mereka juga berusaha menembus bagian yg terputus itu?
Berusaha menggapai kembali orang-orang yg mereka cintai.Berusaha bicara.Sama seperti orang-orang yg masih hidup,yang mereka tinggalkan,berusaha terus’mencari’ dan ‘menghidupkan kembali’ mereka yg telah pergi.
Dengan segala cara.

 

By Ijupz GaneshaPala

Ponorogo, 23 Juni 2010

Tags:

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.