Skip to content

Seratus puisi

Puisi, Kata Mutiara, Kisah Inspiratif, Pantun


ketika derita sesaat hadir dalam perjalanan ini…
ketika kerisauan hati itu datang melanda sanubari…
aku tak tau harus berkata pada siapa…

ketika ku berharap pada seorang yang setia menemani…
tak hadir seorangpun yang datang menghampiri…

ketika sejenak belenggu kekhilafan merenggut pikiran ini…
tak ada yang mau peduli…
acuh mereka melihat jasad ini…

lelah raga ini mencoba berdiri…
tertatih-tatih langkah ini mencoba berlari…

dengan sisa-sisa tenaga dan harapan yang ada
mencoba menggapai impian dengan tangan ini…

dengan sisa-sisa harapan ini kucoba dengungkan suara hati ini

namun tak ada yang mau peduli…
yang dulu bersama… hilang sekarang ini…
tak sedetikpun datang tuk mengunjungi

terdiam duduk ku merenungi semua ini…
tak ada lagi kata-kata yang menghibur hati ini…
seakan semakin panjang jarak itu…
terlihat semakin jauh mereka pergi…

namun Dia …
Dia yang selama ini aku tinggalkan…
Dia yang selama ini tak pernah pergi…
Dia yang selama ini terlupakan olehku…
Dialah yang tak pernah bosan selalu mendampingi…
Dia selalu menggerakkan Hati ini…
Dia selalu Menggerakkan Langkah ini…
Dia memberikan sesuatu yang lebih selama ini…
tak pernah jenuh Dia disini bersama raga dan hati ini
Hanya Dia…Karena Dia aku tetap tegar disini…
aku tau aku Kuat selama ini karena Dia…

aku serahkan semua harapan ini…
aku pegang erat semua harapan dan impian ini..
karena aku yakin Dia selalu ada untukku

%d bloggers like this: