Skip to content

Seratus puisi

Puisi, Kata Mutiara, Kisah Inspiratif, Pantun


ayah itu biasanya aku memanggilmu
jauh sudah waktu yang kau lalui
kering mengeras kulit kakimu berjalan
hitam kulitmu terkena sinar matahari
berlipat kulihat kulit di dahimu
usia yang beranjak senja tak membuat mu lelah
tak sanggup aku melihatmu berbalur sinar matahari
ingin ku menangis kala ku dengar napasmu mulai tersengal-sengal
tak pernah kudengar kau mengeluh
tawa kecilmu justru terlantun kala melihatku
terima kasihku takkan mampu menebus semua pengorbananmu
tak cukup waktuku rasanya untuk membalas semua jasamu

%d bloggers like this: