Skip to content

Seratus puisi

Puisi, Kata Mutiara, Kisah Inspiratif, Pantun


pernah di kisahkan dalam sebuah cerita, ada sekelompok siswa kelas
geografi sedang belajar tentang “tujuh keajaiban dunia”.
seorang guru memberi tugaskepada murid-muridnya untuk membuat
sebuah daftar tentang tujuh kejaiban dunia. walaupun banyak yang berbeda jawabannya
namun sebagian besara para murid menjawab sebagai berikut :

1.piramida
2. taj mahal
3. menara pisa
4. kuil angkor
6. menara eifel
7. kuil parthenon

ketika semua siswa sudah mengumpulkan semua daftar itu, sang guru
memperhatika seorang siswa yang sedang terdiam.
seorang siswa itu belum mengumpulkan kertas kerjanya.

sang guru bertanya:
“apakah kamu mempunyai kesulitan dengan daftarnya?”
gadis pendiam itu menjawab:”iya, sedikit, saya tidak bisa memilih
karena sangat banyaknya pilihan”.
sang guru bertanya:”baik katakan kepada kami apa jawaban kamu dan
mungkin kami bisa membantu memilihnya”.
gadis itu sejenak terdiam, kemudian membaca:

“saya pikir tujuh keajaiban dunia itu:
1. bisa melihat
2. bisa mendengar
3. bisa menyentuh
4. bisa menyanyangi
5. bisa merasakan
6. bisa tertawa
7. bisa mencintai

mendengar jawaban itu, semua orang di ruang itu terdiam. alangkah
mudahnya kita melihat eksploitasi manusia dan menyebutnya kejaiban
sementara kita tak bisa melihat karunia sang pencipta, yang kita
lihat biasa saja.
megahnya suatu bangunan dan indahnya suatu benda telah membuat diri
kita silau akan gemerlapnya buatan manusia, namun kita sering lupa
dengan apa yang telah Tuhan berikan kepada kita.
andai kita tidak bisa melihat bisakah kita melihat indahnya taj mahal
andai kita tak bisa melihat bisakah kita melihat indahnya menara eifel
semoga kita selalu di ingatkan untuk selalu bisa melihat apa yang
benar- benar ajaib dalam kehidupan kita.

%d bloggers like this: