Skip to content

Seratus puisi

Puisi, Kata Mutiara, Kisah Inspiratif, Pantun


Kulari secepat-cepatnya,
tapi masih saja tertinggal di belakang.
Kumencoba maju ke depan.
Tapi masih saja bertahan dibelakang.
Kumencoba mengerjakan,
tapi hasilnya selalu gagal.
Tapi kenapa itu slalu ku kerjakan?
Sebab aku tidak mau terbelakang.

Kumembaca buku dngan berkali kali,
tapi tak paham-paham juga.
Ku mendarat di atas kepala,
padahal seharusnya di kaki.
Ku memakan 3 piring nasi,
padahal seharusnya sepiring saja.
Tapi kenapa terus kulakukan?
Sebab aku tak mau terbelakang.

Semakin keras kujatuh,
semakin tinggi kumemantul.
Kukerahkan sgalananya.
Semua macam usaha dan doa.
Dan itulah yg terpenting.
Ditempat pertama,
aku jauh berbeda.
Jadi aku akan berusaha sekuatnya.
Sebab aku tak mau terbelakang.

Sebagian mengatakan jangan.
Mengatakan aku tak bisa.
Sebagian menyerah.
Aku tersenyum,jawabku tidak.
Semuanya ada disini.
Tersembunyi dipikiran secra rapi.
Semangat,sindiran,itulah pemopangku.
Sebab aku tidak mau terbelakang.

Lakukan yg terbaik setiap sa’at.
Lakukan sekarang,jangan menunda sesuatu jika kita dpt mengerjaknya skarang.
Masa depan segera jd masa silam.
Proses adalah pembelajaran.
Semakin ku katakan ini,
semakin jarang aku menjadi yg terbelakang.
Sepanjang aku bertanding,kupelajari arti kemenangan.
Satu pelajaran sederhana,
menambah pengetahuan itu mudah.

Maka setiap malam sebelu tidur.
Kurenungi masa lalu,dan pelajari kesalahanku.
Kukumpulkan pengetahun setiap hari dari hal hal baru.
Kuharap dalam hati kecil aku berhasil.
Esok hari baru.
Aku tak mau terbelakang.

 

By Ijupz GaneshaPala

Ponorogo, 30 Juli 2010

Tags:

%d bloggers like this: