Skip to content

Seratus puisi

Puisi, Kata Mutiara, Kisah Inspiratif, Pantun


Cabe keriting merangkak naik.
Bawang merah merosot.
Kentang meluncur darstis.
Kol membanjiri pasar.
Terong menjadi primadona.
Jahe dngan stabil berjalan meniti harga.
Sirkus.
Padahal di dalam tanah sana,semua berjalan tanpa gejolak yg dibuat-buat. Tomat tak pernah kberatan buahnya dihuni ulat,juga tak berbuat apa-apa bila dilekati pestisida.
Ia rela mati,untk hdup kembali.
Sementara petani bertahan mati2n untk hdup.
Tak ada yg ingat kpn trakhr menanam krn suka.
Sekedar merawt kehidupan brwarna hjau yg menembusi lapisan2 tnah.
Pergi menuju pasar dan mendapatkan sgalanya dngn cuma2.
Buah dan sayuran hadir disana diakibtkan kebanggaan petani yg berhasil membesarknya.Untk kemudian mereka ambil scukupnya.
Kelebihan hanya akn mengakibtkan keindahan itu busuk dan sia-sia.

 

By Ijupz GaneshaPala

Ponorogo, 9 Juni 2010

Tags:

%d bloggers like this: